Dari 3 Ton ke Target 2x Lipat, PM-AAS Mulai Diterapkan di Barito Utara
BARITO UTARA – Produktivitas padi di Kabupaten Barito Utara yang saat ini berada di kisaran 3 ton/ha ditargetkan meningkat hingga dua kali lipat melalui penerapan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS). Penerapan perdana program tersebut dimulai melalui Gerakan Tanam (Gertam) dan tanam perdana di Kecamatan Gunung Timang (18/9/2026).
Tanam perdana dilakukan pada lahan seluas 3 ha menggunakan varietas Inpari 9. Kegiatan dihadiri PJ Swasembada Pangan Barito Utara, jajaran Dinas Pertanian bidang teknis dan penyuluhan, Camat Gunung Timang, Koordinator BPP, serta penyuluh pertanian Kabupaten Barito Utara.
PJ Swasembada Pangan Barito Utara, Astri Anto, mengatakan capaian produktivitas sekitar 3 ton/ha saat ini merupakan hasil kerja keras petani dan penyuluh. Melalui PM-AAS, peningkatan produktivitas ditargetkan dapat mencapai dua kali lipat.
“Produktivitas kita saat ini sekitar 3 ton/ha. Ini merupakan hasil kerja keras penyuluh dan petani. Dengan adanya program PM-AAS, kita berharap produktivitas dapat meningkat hingga dua kali lipat,” ujarnya.
PM-AAS mengedepankan empat komponen utama, yaitu penggunaan benih unggul, pupuk, bahan organik, dan teknologi pertanian modern. Penerapannya diarahkan untuk meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus mengoptimalkan produktivitas sesuai kondisi lahan.
Sekretaris Dinas Pertanian Barito Utara menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan tanaman pangan. Sebagian besar penyuluh juga diarahkan untuk mendampingi petani tanaman pangan sebagai bagian dari dukungan terhadap pencapaian target produksi.
Pemerintah Desa Rarawa menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan program sejak tahap awal hingga panen. Camat Gunung Timang juga mengapresiasi pendampingan yang diberikan kepada petani dalam penerapan program tersebut.
Melalui tanam perdana PM-AAS di lahan seluas 3 ha ini, sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani diharapkan terus diperkuat untuk meningkatkan produktivitas padi sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Barito Utara.